SIARAN PERS

Di NTB, Kemenperin ‘Jodohkan’ IKM Sepeda dan Industri Besar


Senin, 31 Oktober 2022

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) mendorong kolaborasi antara Industri Kecil Menengah (IKM) dengan industri besar dalam pengembangan produk kendaraan listrik buatan dalam negeri. Langkah tersebut merupakan upaya mendukung industri kendaraan listrik nasional di tengah tren industri hijau yang diusung banyak negara, sekaligus sebagai implementasi Perpres Nomor 55 Tahun 2019.

“Tren kendaraan listrik yang semakin berkembang mendorong pemerintah untuk ikut andil dalam pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional yaitu dengan mengoptimalkan keberadaan Industri Kecil Menengah (IKM) yang sudah mampu merakit sepeda listrik,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta (31/10).

Reni menuturkan, sebagai bentuk dukungan pemerintah bagi penguatan peran IKM dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air, Kemenperin bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan produsen sepeda PT Juara Bike (Selis) meluncurkan purwarupa sepeda listrik buatan IKM NTB. “Para perajin sepeda listrik yang meluncurkan prototipe telah mendapatkan pendampingan dari pemerintah dan produsen besar,” ujar Reni.

Reni mengatakan, selama ini Kemenperin terus memberikan dukungan bagi penguatan peran IKM dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, di antaranya dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Diversifikasi Produk IKM Komponen Otomotif Pendukung Kendaraan Listrik. Pada acara bimbingan teknis IKM sepeda listrik di NTB, para peserta diseleksi oleh Tenaga Ahli dari PT Juara Bike (Selis), dan diperoleh lima peserta yang selanjutnya mendapatkan pendampingan pada kegiatan Pendampingan Pembuatan Prototipe Sepeda Listrik Buatan IKM Kerjasama dengan Industri Besar.

Adapun, IKM yang terpilihyaitu Le-Bui asal Kabupaten Lombok Barat, NgebUTS asal Kabupaten Sumbawa, Fi-Bike asal Kota Bima, Mori Taho asal Kabupaten Dompu, dan SMKN 3 Mataram asal Kota Mataram.

Kemenperinmelakukan pembinaan dengan pendekatan strategi kemitraan dalam mendorong kerjasama bisnis antara IKM sepeda listrik NTB dengan industri besar sepeda. Untuk itu, Kemenperin bersinergi dengan PT Juara Bike (Selis) dalam memberikan pendampingan teknis bagi IKM alat angkut sepanjang Agustus-Oktober 2022,” paparnya.

Dirjen IKMA Kemenperin menyampaikan, setelah mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli industri besar, IKM sepeda listrik di NTB diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis produksi, dan menyediakan layanan purna jual sehingga kepercayaan masyarakat akan produk kendaraan listrik dalam negeri dapat tumbuh.

“Kami berharap agar seluruh IKM terpilih dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk menambah jejaring dengan pelaku IKM lainnya maupun dengan Pemerintah Provinsi NTB,”ungkapnya Reni.

Reni menilai, kemampuan industri dalam negeri dalam membuat sepeda listrik tidak hanya dimiliki industri besar. Di Provinsi NTB, IKM sudah mampu memproduksi sepeda listrik, bahkan mendapat perhatian serius dari Pemda setempat dalam mendukung pengembangan industri kendaraan listrik.

“Peluang penggunaan kendaraan listrik di NTB saat ini terbuka, mulai dari Pulau Gili Trawangan yang dikenal sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor hingga keberadaan Sirkuit Mandalika yang merupakan daya tarik wisatawan lokal dan internasional. IKM punya peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Provinsi NTB,” tuturnya.

Reni berharap dengan bertumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di NTB, baik sepeda listrik maupun motor listrik dapat menjadi fasilitas transportasi yang ramah lingkungan bagi para wisatawan yang datang ke daerah tesebut. “Berkembangnya kendaraan listrik di NTB diharapkan  dapat menarik minat wisatawan karena di masa depan NTB merupakan salah satu wilayah percontohan dalam ekosistem pengembangan kendaraan listrik,” pungkasnya.

Demikian Siaran Pers ini untuk disebarluaskan.



Share:

Twitter