BERITA INDUSTRI

Peluang Otomotif Terbuka Lebar


Selasa, 28 Februari 2017

Sumber : Kompas (28/02/2017)

Honda Berkomitmen Produksi Komponen Lokal

KARAWANG, KOMPAS — Kementerian Perindustrian menilai peluang industri otomotif di Indonesia masih terbuka lebar sehingga kapasitas produksinya masih bisa ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah mendorong industri otomotif untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.

Hal tersebut diutarakan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan dalam perayaan produksi 1 juta mobil Honda yang digelar di pabrik PT Honda Prospect Motor (HPM) di Kawasan Industri Mitrakarawang, Karawang, Jawa Barat, Senin (27/2).

Putu Suryawirawan mengatakan, beberapa waktu terakhir kondisi ekonomi global dan regional yang kurang baik telah melemahkan industri otomotif. Namun, Indonesia masih beruntung karena ekonomi masih tumbuh positif, di atas 5 persen.

Industri memang mengalami pelambatan, tetapi tetap tumbuh dibandingkan dengan beberapa negara yang mengalami pertumbuhan minus. Industri otomotif di Indonesia tetap tumbuh setinggi pertumbuhan ekonomi.

Mengutip pernyataan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di beberapa kesempatan, Putu mengatakan bahwa kapasitas dan utilitas produksi industri otomotif selalu bisa ditingkatkan menimbang populasi Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa.

“Pencapaian produksi 1 juta unit ini merupakan bukti nyata dari komitmen PT Honda Prospect Motor sejak 2003 untuk terus meningkatkan eksistensi produk dan menjadikan Indonesia basis produksi,” kata Putu Suryawirawan.

Kapasitas dua pabrik HPM di Karawang saat ini mencapai 200.000 unit per tahun dan telah memproduksi enam model. “Selain itu, juga mengekspor komponen ke sejumlah negara. Ini merupakan hal langka karena tidak banyak industri otomotif melakukan seperti yang dilakukan HPM,” kata Putu.

Putu Suryawirawan menuturkan, beberapa waktu terakhir kondisi ekonomi global dan regional yang kurang baik serta pelemahan harga komoditas memang ikut menurunkan industri otomotif. Meskipun demikian, Indonesia masih beruntung karena ekonomi masih tumbuh positif, di atas 5 persen.

Komponen lokal

President Director PT HPM Tomoki Uchida mengatakan, komitmen memproduksi komponen secara lokal sejalan arahan global Honda untuk membangun produk lebih dekat kepada konsumen dan mengoptimalkan sumber daya lokal.

Executive Vice President, Executive Officer and Representative Director Honda Motor Co Ltd Seiji Kuraishi mengatakan, pihaknya memercayai ada tiga mesin pendorong pertumbuhan Honda.

“Pertama, kami memiliki model global untuk memenuhi skala ekonomi. Kedua, kami juga memiliki model lokal untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen,” kata Kuraishi.

Ketiga, menurut Kuraishi, Honda juga mendapatkan dukungan ideal dari negara dan rekan bisnis. Penjualan Honda di Indonesia tahun 2016 ada di peringkat pertama di antara negara-negara Asia Tenggara.

“Penjualan tersebut ada peringkat keempat di seluruh dunia di bawah Amerika Serikat, China, dan Jepang. Lebih dari itu, pangsa pasar Honda di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia,” kata Kuraishi.

Sementara itu di Sidoarjo, Jawa Timur, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di sentra industri logam Desa Ngingas, Kecamatan Waru, mendorong pelaku industri ini untuk meningkatkan kemampuan produksinya secara bertahap. Mereka diharapkan mampu naik kelas dari pemain di pasar lokal menjadi pemain di pasar global.

“Sentra industri yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu ini memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan dunia industri di dalam negeri,” ujar Airlangga Hartarto. (NIK/CAS)

Share:

Twitter