Perizinan/Rekomendasi/Pertimbangan Teknis

Rekomendasi IP Raw Sugar


Dokumen persyaratan:
  1. Surat Permohonan yang ditujukan kepada Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan. (Ditandatangani oleh penanggungjawab perusahaan)
  2. Laporan Rencana Produksi (6 bulan kedepan)
  3. Laporan Realisasi Produksi (6 bulan terakhir)
  4. Laporan Realisasi Pemakaian Raw Sugar
  5. Laporan Rencana Pemakaian/Kebutuhan Raw Sugar (6 bulan kedepan)
  6. Konversi Penggunaan Raw Sugar
  7. Importir Produsen (IP) Raw Sugar terakhir
  8. Kartu Kendali Realisasi Impor Raw Sugar
  9. Izin Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Perluasan
  10. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau Tanda Daftar Industri (TDI)
  11. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  12. Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK)
  13. Angka Pengenal Importir Produsen (API-P)
  14. Rekap dan fotokopi kontrak penjualan gula kristal rafinasi (GKR) yang ditandatangani antara pabrik gula rafinasi (PGR) dengan industri pengguna (makanan, minuman dan farmasi) untuk tahun terakhir (sesuai periode permintaan rekomendasi IP Raw Sugar)
  15. Surat pernyataan bahwa Raw Sugar yang diimpor tidak diperjualbelikan/dipindahtangankan (Bermaterai Rp. 6000)
  16. Pakta integritas yang menyatakan tentang kebenaran dokumen kontrak penjualan GKR antara PGR dengan industri pengguna (makanan, minuman dan farmasi) (Bermaterai Rp. 6000)
Dokumen persyaratan untuk keperluan Dalam Rangka Pembangunan Industri Gula Baru:
  1. Surat permohonan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Industri Agro dengan menggunakan formulir sebagaimana terlampir dalam Lampiran I Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  2. Izin Usaha Industri
  3. Angka Pengenal Importir Produsen
  4. Nomor Pokok Wajib Pajak
  5. Daftar isian dengan menggunakan format sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  6. Rencana usaha (business plan) pengembangan pabrik gula yang terintegrasi dengan perkebunan tebu
  7. Laporan pelaksanaan rencana usaha (business plan) yang telah dijalankan
  8. Laporan realisasi penyaluran gula berdasarkan jenis produk beserta faktur pajak
  9. Surat Persetujuan Impor Gula Kristal Mentah yang terakhir bagi pemohon yang telah mendapatkan persetujuan impor Gula Kristal Mentah
  10. Kartu Kendali Impor Gula Kristal Mentah yang terakhir
  11. Surat pernyataan dengan menggunakan format sebagaimana tercantum dalam Lampiran III Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  12. Pakta integritas pelaksanaan rencana usaha (business plan) dengan menggunakan format sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  13. Rekapitulasi kepemilikan kebun dan/atau kemitraan dengan menggunakan format sebagaimana tercantum dalam Lampiran V Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
Dokumen persyaratan untuk keperluan Dalam rangka uji coba produksi dan pengujian pemenuhan standar produk:
  1. Angka Pengenal Importir Produsen
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak
  3. Daftar isian dengan menggunakan fomat sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  4. Surat pernyataan dengan menggunakan fomat sebagaimana tercantum dalam Lampiran III Permenperin No. 10/M-IND/PER/3/2017
  5. Izin Usaha Industri untuk Perusahaan Industri Gula yang mengajukan impor Gula Kristal Mentah untuk pengujian pemenuhan standard produk
Waktu pemrosesan selambat-lambatnya 5 hari kerja setelah seluruh dokumen persyaratan kami terima dengan lengkap dan benar. Pemohon akan mendapat notifikasi melalui SMS dari Kementerian Perindustrian apabila permohonan telah selesai diproses.

Layanan ini TIDAK DIPUNGUT BIAYA.

Informasi lebih lanjut agar menghubungi:
Direktorat Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan
Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53, Lt. 17 Jakarta Selatan
Telp. (021) 5252709, 5255509 Pes. 2621, 4058 Fax. (021) 5252709

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM