BERITA INDUSTRI

Investor Korsel dinilai makin agresif


Cikarang - Korea Selatan bakal menjadi investor utama di Indonesia dalam 5 tahun ke depan menyusul semakin tingginya minat investor asal Negeri Ginseng tersebut ke Tanah Air.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan mengatakan saat ini perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan tidak termasuk dalam investor utama di Indonesia.

Saat ini, kata dia, investor dalam lima besar hampir selalu didominasi oleh Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Inggris dan Belanda. Namun, dia optimistis lima tahun ke depan Korea Selatan akan mengubah corak warna investasi.

Dengan masuknya Posco dan Hankook ke Indonesia, tuturnya, sekitar 100 perusahaan asal Korea Selatan datang ke BKPM dan menyatakan keseriusan mereka untuk berinvestasi di Indonesia.

“Ini akan mengubah komposisi yang semula tidak masuk lima teratas, tetapi dalam 5 tahun ke depan akan sangat mungkin masuk lima terbesar,” katanya hari ini.

Seperti diketahui, Pohang Steel and Iron Company (Posco) bekerja sama dengan PT Krakatau Steel Tbk membentuk PT Krakatau Posco untuk berinvestasi sebesar US$6 miliar guna membangun industri baja dengan teknologi yang lebih baik.

Adapun, Hankook  juga telah mulai merealisasikan komitmen investasinya yang hingga 2018 akan mencapai US$1,1 miliar.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengungkapkan komitmen investasi dari Korea Selatan secara keseluruhan saat ini telah mencapai US$12 miliar dan berpotensi meningkat menjadi US$20 miliar.

Untuk itu, pemerintah bahkan perlu membentuk tim khusus guna menfasilitasi komitmen investasi negara tersebut.

 

Sumber: Bisnis.com/industri/manufaktur, 09 June 2011

Share:

Twitter