BERITA INDUSTRI

Pirelli Bangun Pabrik Ban Motor di Indonesia


JAKAKTA - Produsen ban asal Italia, Pirelli, akan mendirikan pabrik ban di Indonesia dengan kapasitas produksi penuh hingga tujuh juta unit per tahun pada 2016. Pirelli menggandeng produsen koinponen otomotif nasional, PT Astra Otoparts Tbk, untuk mewujudkan pabrik bernilai 120 juta dolar AS atau Rp 1,10 triliun ini.

Kesepakatan pembangunan pabrik ban itu, Selasa (24/4), ditandatangani oleh Presiden Direktur Astra Otoparts Siswanto Prawiroatmodjo dan Senior Vice President Pirelli Moto Business Unit Uberto Thun, di Jakarta. Penandatanganan itu disaksikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Menteri Luar Negeri Italia Giulio Terzi di Sant Agata, dan Dubes Italia untuk Indonesia Federico Faila.

Kedua pihak akan membentuk perusahaan patungan dengan komposisi saham 60 persen untuk Pirelli dan 40 persen dimiliki Astra Otoparts. Direktur Astra Otoparts, Bobby Sani, mengungkapkan pabrik pertama Pirelli di Indonesia ini akan dibangun pada kuartal IV-2012. Pabrik yang akan memproduksi ban sepeda motor ini akan dibangun di wilayah timur Jakarta di atas lahan seluas 25 hektare. Menurut Bobby, pabrik yang bakal menyerap tenaga kerja hingga 750 orang tersebut mulai beroperasi pada semester II 2013. "Pada 2014, pabrik memproduksi dua juta unit ban."

Pabrik akan beroperasi penuh pada 2016 dengan kapasitas tujuh juta unit ban per tahun. Menurut Bobby, tiga juta unit ban yang akan dijual dengan menggunakan merek Astra, Aspira, untuk kebutuhan pasar dalam negeri. Sisanya sebanyak empat juta unit akan menggunakan merek Pirelli atau Metzeler yang dikhususkan untuk pasar ekspor ke negaranegara di Asia Pasifik.

Bobby mengungkapkan semua bahan baku pembuatan ban berasal dari dalam negeri. "Semua biaya ekspor ke pasar ASEAN akan dibebaskan dari semua tanggungan pajak," ujarnya.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyebutkan pabrik baru ini akan meningkatkan kapasitas produksi ban motor Pirelli menjadi 16 juta unit pada 2014. Pada 2011, produksi Pirelli hanya 11 juta unit. Selain itu, Pirelli tertarik membangun pabrik di Indonesia untuk meningkatkan eksistensi pasar
ban di ASEAN.

sumber : Republika

Share: