KEGIATAN KEMENPERIN

Menperin MS Hidayat Melakukan Pertemuan dengan Manajemen PT Sharp Electronics Indonesia dan PT Tenaris Seamless Pipe Indonesia Jaya, Rabu (18/4)


Menperin MS Hidayat Melakukan Pertemuan dengan Manajemen PT Sharp Electronics Indonesia dan  PT Tenaris Seamless Pipe Indonesia Jaya, Rabu (18/4)
Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menerima dua rombongan tamunya dari PT Sharp Electronics Indonesia dan  PT Tenaris Seamless Pipe Indonesia Jaya, pada Rabu (18/4). Kedua perusahaan tersebut membicarakan mengenai rencana perluasan investasi di Indonesia. Mereka menilai, Indonesia merupakan pasar dan basis produksi yang penting untuk mengembangkan bisnis ke depannya.

Seusai pertemuan tersebut, Dirjen IUBTT Kemenperin Budi Dharmadi yang mendampingi Menperin menyampaikan, PT Sharp Electronics Indonesia akan menambah investasinya di Indonesia dengan membangun pabrik baru di wilayah Karawang, Jawa Barat senilai Rp 1,2 triliun.

"Sharp akan memperluas investasinya di sini (Indonesia), dengan membeli lahan baru di daerah Karawang seluas 31 hektar. Perluasan investasinya ini sekitar Rp 1,2 triliun," kata Budi. Perluasan investasi tersebut juga dilakukan guna meningkatkan ekspor produk elektronik Sharp hingga mencapai 10%, meningkat dibanding sebelumnya yang sekitar 7%.

“Rencananya perluasan investasi ini akan menyerap sekitar 1.200 karyawan, dan juga akan berefek pada penambahan pemasok sekitar 50 pemasok, dengan tambahan sekitar 5.000 tenaga kerja baru di tingkat pemasok,” urainya melanjutkan.
Di tempat yang sama, General Manager Administration Division PT Sharp Electronics Indonesia Sukiatno Halim mengatakan, dengan pembangunan pabrik baru tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi hingga dua kali lipatnya. Misalnya, kapasitas produksi refrigerator atau kulkas yang kini sekitar 120 ribu unit, akan meningkat menjadi 220 ribu perbulan. "Sedangkan, untuk mesin cuci yang kapasitas produksinya sekarang kira-kira 50 ribu per bulan akan ditingkatkan menjadi 140 ribu per bulannya," harap Sukiatno.

Sukiatno juga menegaskan, pembangunan pabrik baru itu dipastikan akan dimulai pada bulan Juni 2012 mendatang dan bisa mulai berproduksi pada Oktober 2013. Dengan pembangunan pabrik baru ini, lanjutnya, Sharp Indonesia akan mulai memproduksi AC yang selama ini diproduksi di Thailand. "Nanti kita mulai produksi AC di Indonesia, karena selama ini masih impor. Sesuai izin BKPM, nantinya kami akan memproduksi AC sebanyak 500 ribu hingga 600 ribu per tahun atau sekitar 40 ribu per bulannya," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur dan Country Manager Tenaris Indonesia Lucio Costarrosa mengatakan, Tenaris akan menanamkan investasi sebesar US$ 30 juta guna mengembangkan teknologi produksi pipa sambungan premium yang ramah lingkungan (dopeless) karena tidak menggunakan pelumas. Menurutnya, teknologi produksi pipa tersebut khusus untuk penambangan minyak, gas, dan geotermal.

Investasi baru produsen pipa baja yang berkantor pusat di Argentina ini akan dilaksanakan pada November mendatang, yang diaplikasikan pada jalur produksi baru PT Seamles Pipe Indonesia Jaya (SPIJ) di Cilegon, produsen pipa seamless yang merger dengan Tenaris pada 2009.*** (Puskom)

Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter