BERITA FOTO

Dirjen Agro Meninjau Pembangunan PT RMI



Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto berbincang dengan Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis (kanan) serta Direktur Utama PT Rejoso Manis Indo (PT RMI) Hans Falita Hutama (kiri) sebelum meninjau progress pembangunan PT Rejoso Manis Indo di Blitar, Jawa Timur, 6 Maret 2018. Diketahui, di tahun 2018 kebutuhan gula industri mencapai 3,6 juta ton dan diproyeksikan akan meningkat menjadi 6,8 juta ton di tahun 2020.









Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto bersama Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis serta Direktur Utama PT Rejoso Manis Indo Hans Falita Hutama (kiri) meninjau progress pembangunan PT Rejoso Manis Indo di Blitar, Jawa Timur, 6 Maret 2018. Pembangunan dengan investasi sebesar Rp 2 triliun diatas lahan seluas 25 Hektare, memiliki kapasitas 10.000 ton tebu perhari (tones of cane per day/TCD) dan direncanakan akan beroperasi di tahun 2019.









Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto didampingi oleh Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Enny Ratnaningtyas (Kanan) berfoto bersama Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis (tiga dari kanan) serta Direktur Utama PT Rejoso Manis Indo Hans Falita Hutama (empat dari kiri) saat meninjau progress pembangunan PT Rejoso Manis Indo di Blitar, Jawa Timur, 6 Maret 2018. Pada kesempatan tersebut, Panggah berharap dengan terbangunnya PT RMI, dapat membangun kerjasama dengan petani tebu di kawasan sekitar, karena membawa multiplier effect yang akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penyerapan tenaga kerja, sehingga mampu menyejahterakan masyarakat.










Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM