BERITA FOTO

Penandatanganan Nota Kesepahaman Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku Pembuatan Alat Perkakas Pertanian Non Mekanik



Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih menyaksikan Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk Sukandar bersama Direktur Utama PT. Boma Bisma Indra (Persero) Rahman Sadikin, dan Direktur Utama PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyani, serta Direktur Utama PT. Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa menandatangani Nota Kesepahaman Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku Pembuatan Alat Perkakas Pertanian Non Mekanik di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 5 Januari 2017.









Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan (kanan) berfoto bersama Dirjen Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih (kiri), Direktur Utama PT. Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyani, Direktur Utama PT. Boma Bisma Indra (Persero) Rahman Sadikin, dan Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk Sukandar seusai Penandatanganan Nota Kesepahaman Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku Pembuatan Alat Perkakas Pertanian Non Mekanik.









Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih berjabat tangan bersama dengan Direktur Utama PT. Sarinah (Persero) GNP Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT. Boma Bisma Indra (Persero) Rahman Sadikin, Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk Sukandar, serta Direktur Utama PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyani seusai melakukan jumpa pers dengan media cetak dan elektronik. Menteri Perindustrian memaparkan bahwa Kebutuhan cangkul nasional sebesar 10 juta unit per tahun. Sesuai dengan data Kementerian Perindustrian, kapasitas produksi industri cangkul dalam negeri adalah 14 juta unit per tahun.










Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>

Twitter