KEGIATAN KEMENPERIN

Kemenperin Kembali Selenggarakan Penganugerahan Piagam Penghargaan OVOP


Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) kembali menyelenggarakan acara Penganugerahan Piagam Penghargaan Produk One Village One Product (OVOP) 2015 kepada para pelaku IKM unggulan dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini merupakan kali kedua dilaksanakan setelah tahun 2013.

Pada tahun ini, Menteri Perindustrian Saleh Husin menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada pelaku IKM yang berhasil meraih OVOP bintang 5 dan 4 dengan disaksikan Dirjen IKM Euis Saedah di Kementerian Perindustrian, Jakarta, (22/12).

 

Total penerima penghargaan OVOP 2015 sebanyak 110 IKM, terdiri dari kategori bintang lima sebanyak 2 IKM, bintang empat sebanyak 23IKM, bintang tiga sebanyak51 IKM, dan bintang dua sebanyak 34 IKM. Untuk penerima penerima Piagam  Produk OVOPBintang Tiga dan Bintang Dua sebanyak 85 IKM, acara penyerahanya dilakukanoleh Pemerintah Daerah masing-masing.

 

Grading atau penilaian untuk produk OVOP diberikan secara berjenjang, mulai yang terendah yaitu Bintang 1 hingga tertinggi yaitu Bintang 5. IKM penerima penghargaan OVOP mulai dari Bintang 3 sampai Bintang 5 dapat mencantumkan nilai bintangnya pada kemasan produk sebagai bukti kualitas untuk diketahui oleh konsumennya.

 

IKM yang meraih bintang 4 dan bintang 5, Kementerian Perindustrian menyediakan sejumlah fasilitasi untuk pengembangan dan peningkatan daya saing. Pada tahun 2014-2015 Ditjen IKM telah memberikan fasilitasi pembinaan yang meliputi pameran dalam dan luar negeri, publikasi di media, promosi melalui Katalog IKM OVOP, pendampingan tenaga ahli, bantuan perbaikan desain dan kemasan, serta bantuan mesin dan peralatan.

 

Para IKM penerima penghargaan OVOP 2015 berasal dari 20 provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

 

Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap upaya mereka dalam mengangkat karyanya menjadi produk Indonesia yang mampu bersaing di pasar lokal maupun internasional. Pada penghargaan OVOP 2015 ini terdiri dari enam kategori, yaitu Makanan Ringan; Minuman Sari Buah dan Sirup Buah; Tenun; Batik; Anyaman; dan Gerabah/Keramik Hias.

 

Program tersebut didasari oleh Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 tentang Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Perbedayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, yang diimplementasi dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 78/M-IND/PER/9/2007 tentang Peningkatan Efektifitas  Pengembangan IKM melalui Pendekatan Satu Desa Satu Produk (OVOP).

 

IKM yang mendapat penghargaan OVOP harus memiliki izin usaha di bidang industri (TDI, IUI, SIUI) dan mengajukan surat permohonan seleksi produk OVOP kepada Forum Koordinasi OVOP (FKO) Provinsi. IKM tersebut juga harus memenuhi kriteria umum seperti, produknya merupakan unggulan daerah dan/atau produk kompetensi inti daerah; unik, memiliki keaslian, dan kekhasan budaya lokal; bermutu baik dan berpenampilan menarik; berpotensi pasar domestik dan ekspor; serta diproduksi secara konsisten dan berkesinambungan.

 

 

 

Share:

Kegiatan Lainnya  

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM