KEGIATAN KEMENPERIN

Kunjungan Kerja Menperin di Kantor Pusat dan Pabrik Baja Posco, Korea Selatan


Seusai melakukan kunjungan kerja di Qingdao, Tiongkok, Menteri Perindustrian Saleh Husin melanjutkan kegiatannya ke Korea Selatan untuk mengunjungi pabrik baja milik Pohang Iron & Steel Company (Posco) di kota Gwamyang pada hari Minggu (6/12).


Menperin menegaskan, Kementerian Perindustrian terus berkomitmen melakukan pengembangan industri baja nasional yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Apalagi, saat ini Pemerintah sedang mempercepat pembangunan infrastruktur, konstruksi, kapal dan industri lainnya seperti elektronika yang sangat membutuhkan pasokan baja.


Ketika di pabrik Baja Posco, Menperin melihat langsung proses produksi baja di sana yang memiliki fasilitas seluas 800 hektare. Fasilitas yang dikunjungi Menperin, diantaranya lini produksi blast furnace, hot strip mill, hingga ruang kontrol. Pada kesempatan tersebut, Menperin mendapatkan penjelasan dari General Superintendent Posco An Tong Il dan sempat berbincang dengan Presiden Posco Kim Jin Il serta pimpinan manajemen Posco lainnya.


Saat itu, Menperin yang didampingi Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan, mengharapkan kepada Posco agar dapat mendukung pengembangan industri otomotif di Indonesia dengan memasok kebutuhan baja untuk kendaraan.


"Saya minta Posco jangan tanggung-tanggung. Kita undang Posco membangun juga pabrik baja hulu hingga hilir dan memproduksi baja otomotif yang lebih tipis dan memiliki lebar 1.650 milimeter sehingga sesuai kebutuhan industri kendaraan bermotor," katanya sembari mengungkapkan keinginan Indonesia agar pabrik Cilegon secanggih pabrik baja untuk otomotif milik Posco di Gwamyang.

Di Indonesia, Posco telah bermitra dengan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membentuk perusahaan patungan, Krakatau Posco yang mengoperasikan pabrik baja di Cilegon, Banten. Melalui dua tahap, total kapasitas produksi ditargetkan 6 juta ton baja per tahun. Pada pembangunan tahap pertama, pabrik Krakatau Posco yang telah selesai dibangun pada 2013 berkapasitas 3 juta ton baja per tahun dan mulai berproduksi.

Sementara itu, pada esok harinya, Senin (7/12), Menperin bertemu dan berdialog dengan Chairman dan CEO Posco, Kwon Oh Joon di kantor pusat Pohang Iron & Steel Company (Posco), Seoul, Korea Selatan. Dalam pertemuan itu, Kwon Oh Joon mengungkapkan pihaknya berkomitmen memperkuat produksi baja dan mengembangkan pabrik terintegrasi. "Posco berkomitmen membangun dari hulu ke hilir. Kami memohon dukungan dari pemerintah Indonesia agar segera berwujud," ulasnya.

 

 

 

Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter

Penghargaan Industri Hijau Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM