KEGIATAN KEMENPERIN

Ratu Denmark Kunjungi Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta


Ratu Denmark Margrethe II dalam kunjungannya ke Indonesia menyempatkan untuk datang ke Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, Sabtu (24/10/2015). Lawatan ini juga menunjukkan arti pentingnya bangsa Indonesia bagi Negara Denmark.

Dalam kunjungannya di BBKB Yogyakarta– merupakan salah satu Balai yang dimiliki oleh Kementerian Perindustrian, Ratu sempat melakukan diskusi dengan para pengrajin batik dan memperhatikan berbagai koleksi batik Nusantara.

Pada kesempatan tersebut juga diselenggarakan Pameran dan Workshop Batik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional ke VI dengan diikuti sebanyak 19 pengrajin batik dari wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah yang menampilkan berbagai produk unggulannya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam melestarikan budaya dan mengembangkan produk batik yang ramah lingkungan. Adapun jumlah peserta yang mengikuti workshop sebanyak 125 orang dari dharma wanita berbagai instansi pemerintah dan swasta, paguyuban batik, serta masyarakat umum,” papar Zulmalizar. Pameran dan Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Sekjen Kementerian Perindustrian, Syarif Hidayat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPPI Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengatakan, peran BBKB sebagai lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) juga diharapkan menjadi inovator berbagai teknologi di bidang industri batik sehingga mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas IKM batik nasional. Dalam lingkungan BPPI Kementerian Perindustrian terdapat 11 Balai Besar yang bersifat sektoral dan 11 Balai riset dan standardisasi yang bersifat regional serta 1 Balai Sertifikasi Industri.

Satker-satker tersebut memiliki peran dalam mendukung peningkatan kualitas dan produktifitas produk yang dihasilkan oleh industri sehingga memiliki daya saing di pasar regional, termasuk MEA, maupun di pasar global,” tutur Haris.

Haris juga menegaskan, peningkatan jejaring global dalam memasarkan produk batik merupakan upaya yang harus terus dilakukan. Hal ini bukan hanya dalam rangka peningkatan keuntungan ekonomi dari produk batik, namun juga sebagai upaya menyebarluaskan budaya Indonesia sehingga dikenal secara luas di dunia internasional.

 

Share:

Kegiatan Lainnya  

Twitter